Mata Anda jadi perih saat mengiris bawang? Atau malah sampai menangis dan acara mengiris bawangnya langsung dihentikan? Namun Anda bisa mencegah tangisan akibat bawang ini.
Cobalah beberapa cara berikut ini:
1. Jangan pakai tangan secara langsung
Jika Anda memang selalu memasak sendiri di rumah, beli saja pengiris bawang. Pastikan Anda tidak memproses bawang terlalu lama di dalamnya, dan tunggu beberapa detik sebelum membuka tutupnya untuk memberi kesempatan gas yang ditimbulkan oleh bawang yang terpotong, mengendap terlebih dahulu.
2. Dinginkan dulu
Simpan bawang di dalam lemari es, atau letakkan dulu di dalam freezer selama beberapa menit sebelum dipotong. Meskipun bawang tidak perlu disimpan di dalam lemari es, bawang yang dingin tidak terasa begitu pedas untuk mata.
3. Potong dalam rendaman
Potong bawang di bawah air dingin untuk menghilangkan zat yang membuat iritasi sebelum hal itu dapat bereaksi terhadap mata Anda.
4. Hindari akarnya
Menurut The National Onion Association, Anda dapat mengurangi air mata ketika memotong bawang dengan memotong bagian atasnya lebih dulu, kemudian mengupas kulit terluarnya, dan biarkan akarnya utuh. Ujung akar dari bawang memiliki konsentrasi terbesar dari senyawa belerang, sehingga jika dipotong akan membuat mata pedih.
5. Bernafas lewat mulut
Cobalah menahan selapis roti (atau makanan apa pun) di antara gigi ketika Anda memotong bawang. Bernafas melalui mulut akan mengurangi kemungkinan zat yang membuat gatal naik ke hidung Anda, sehingga mengurangi pula kemungkinan untuk membuat pedih mata.
6. Buat tabungan bawang
Jika bawang merah termasuk bahan yang sering Anda gunakan saat memasak, rajang/iris saja dalam jumlah yang cukup banyak dalam sekali waktu, lalu simpan dalam wadah yang tertutup rapat di dalam lemari es. Waktu dan air mata akan dihemat.
Aku sering melakukannya dengan cara kedua, setelah bawang dikupas dan dicuci, simpan dalam kulkas, baru diiris. Kalau memerlukan banyak bawang iris, misalnya mau membuat bawang goreng, ya pakai pengiris bawang saja. Hemat waktu dan air mata. hehe...
Mana yang sering Anda lakukan untuk mencegah nangis saat mengiris bawang? Tentu saja pilih yang sesuai kebutuhan Anda.
Semoga bermanfaat!
jenuh dengan menu yang itu-itu saja,silahkan mencoba menu yang satu ini.simpel dan praktis
Jumat, 09 April 2010
Selasa, 06 April 2010
Resep Rujak Serut
Ketika belanja, melihat ada buah mangga dengan harga per kilogramnya segitu aku pikir pasti manislah...masak harga segitu tidak manis. Akhirnya beli. Sampai rumah, mau makan, ambil satu dan dikupas. Mencoba dicicipin, yah...rasanya asem...gak manis sama sekali, jauh dari perkiraan semula. Padahal warna dagingnya kuning, cantik...
Kalau tidak tahu jenis mangga ya begini nih....hihi...beli cuma lihat harganya saja. Akhirnya dibumbuin saja....diberi tambahan buah yang ada di kulkas.
Jadi deh rujak serut...Mau coba? Berikut resep rujak serut selengkapnya:
RESEP RUJAK SERUT
Bahan:
1 buah mentimun, buang bijinya, serut (jangan dikupas biar ada warna hijaunya)
1 buah bengkuang, kupas, serut (kebetulan pas ada buah ini disini dari Indonesia loh...)
1 buah kweni, kupas, serut (punyanya udah agak matang, akhirnya diiris kecil saja, gak bisa diserut)
1 buah belimbing, serut atau iris kecil (aku gak pakai)
1 buah jambu air, serut/iris kecil
Kuah:
air secukupnya
200 gram gula merah, sisir
100 gram gula pasir
100 gram asam jawa, rendam air panas, ambil airnya ( kalau ingin warna rujaknya bening pakai cuka/lemon juice/air jeruk nipis)
5 buah cabai rawit, haluskan
sedikit terasi, haluskan
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Kuah: Rebus air dengan gula merah, gula pasir, asam, cabai rawit, terasi dan garam menjadi satu hingga mendidih dan agak kental. Angkat, saring dan dinginkan.
2. Masukkan semua buah yang telah diserut ke dalam larutan gula, aduk, simpan ke dalam kulkas selama 30 menit hingga bumbu meresap.
3. Sajikan dingin.
Buah-buahan sesuaikan saja dengan yang ada di rumah, syukur hasil panen dari kebun sendiri...
Nanas, kedondong, bisa juga dibuat rujak. Cabe bisa ditambah/dikurangi, tergantung selera saja.
Ketika makan kepedesan, akhirnya ditambah satu sendok ice cream...hmmmm..... yummi....
Kalau tidak tahu jenis mangga ya begini nih....hihi...beli cuma lihat harganya saja. Akhirnya dibumbuin saja....diberi tambahan buah yang ada di kulkas.
Jadi deh rujak serut...Mau coba? Berikut resep rujak serut selengkapnya:
RESEP RUJAK SERUT
Bahan:
1 buah mentimun, buang bijinya, serut (jangan dikupas biar ada warna hijaunya)
1 buah bengkuang, kupas, serut (kebetulan pas ada buah ini disini dari Indonesia loh...)
1 buah kweni, kupas, serut (punyanya udah agak matang, akhirnya diiris kecil saja, gak bisa diserut)
1 buah belimbing, serut atau iris kecil (aku gak pakai)
1 buah jambu air, serut/iris kecil
Kuah:
air secukupnya
200 gram gula merah, sisir
100 gram gula pasir
100 gram asam jawa, rendam air panas, ambil airnya ( kalau ingin warna rujaknya bening pakai cuka/lemon juice/air jeruk nipis)
5 buah cabai rawit, haluskan
sedikit terasi, haluskan
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Kuah: Rebus air dengan gula merah, gula pasir, asam, cabai rawit, terasi dan garam menjadi satu hingga mendidih dan agak kental. Angkat, saring dan dinginkan.
2. Masukkan semua buah yang telah diserut ke dalam larutan gula, aduk, simpan ke dalam kulkas selama 30 menit hingga bumbu meresap.
3. Sajikan dingin.
Buah-buahan sesuaikan saja dengan yang ada di rumah, syukur hasil panen dari kebun sendiri...
Nanas, kedondong, bisa juga dibuat rujak. Cabe bisa ditambah/dikurangi, tergantung selera saja.
Ketika makan kepedesan, akhirnya ditambah satu sendok ice cream...hmmmm..... yummi....
Langganan:
Postingan (Atom)
